READ NEXT →
Surat dari Seorang Pria Tentang Menjadi Ayah

Disaat anda baru menjadi orang tua, terdapat kecenderungan untuk terlalu mengkritik diri sendiri. Hal tersebut bahkan lebih menjadi tekanan, terutama untuk ibu. Para ibu sering kali membandingkan diri mereka dengan ibu lainnya, dan mengkhawatirkan kondisi yang mereka hadapi. Hal ini menjadi lebih berat ketika baru menjadi orang tua, karena anda tidak mendapat masukan atau semacam evaluasi kinerja selayaknya bekerja. Sedangkan evaluasi ini sangat penting karena akan keluar dari orang yang paling berpengaruh di pekerjaan ini, yaitu bayi anda! Padahal ibu diharapkan bisa mengukur dirinya sendiri dengan target-target tidak konkrit yang ditentukan oleh diri sendiri.

Namun bayangkan jika bayi anda bisa memberikan sebuah buku rapor. Apakah yang kira-kira ia akan katakan tentang nilai kinerja ibunya? Apa yang akan bayi ibu jawab untuk pertanyaan-pertanyaan seperti “Apakah ibu memproduksi ASI yang cukup? Apakah bayi tumbuh dan berkembang? Apakah ibu adalah ibu yang baik? Apa yang dapat ibu perbaiki?”

Untuk para ibu yang akrab dengan sistem penilaian karyawan seperti ini, pendekatan evaluasi pekerjaan ini mungkin menjadi lebih seru. Anggap saja ini sebagai semacam evaluasi pribadi dengan bos Anda di mana seorang ibu dapat membuat koreksi diperjalanan untuk melakukan yang lebih baik di periode penilaian berikutnya. Mari dicoba!

Kami telah mengadaptasi beberapa kategori evaluasi menjadi sebuah Rapor Orang Tua. Ingat ini semata-mata hanya untuk memperlihatkan kacamata yang lebih ringan dan menenangkan kepada para orang tua baru dalam melihat bagaimana sang bayi menilai performa ibu.

Memahami Suasana Hati Saya

Ini susah sekali ya, Bu! Aku pun tidak bisa memahami suasana hatiku sendiri di hampir semua waktu. Ada hari-hari dimana aku merasa kewalahan dan mulai menggila, dan ada hari-hari dimana semuanya tenang. Ibu berhasil melakukan pekerjaan yang cukup baik dalam memahamiku, tapi ibu sering berpikir bahwa ibu yang salah kalau aku sampai sedih, menangis, atau menyebalkan. Percayalah, ibu membutuhkan setidaknya 15 sampai 20 tahun lagi untuk bisa memahamiku, atau bahkan lebih lho, Bu! Ha ha ha! Jadi ibu perlu sedikit santai, dan tidak perlu khawatir terlalu banyak kalau tindakanku tidak logis. Aku kan hanya seorang bayi! Aku akan beri ibu nilai B+ untuk poin ini, aku bahkan mungkin beri diriku sendiri nilai C-, jadi tak usah khawatir ya!

Kualitas Pelukan

Kategori ini membutukan nilai yang lebih tinggi daripada A, karena ibu melakukannya jauh diatas ekspektasiku. Pelukan itu amat sangat berguna, dan kebanyakan ibu memahami ini bahkan secara alamiah. Serius lah, tentang pelukan, ibu tidak perlu ada yang diperbaiki sama sekali. Tapi ada satu hal kecil, mungkin ibu tidak perlu memeluk aku SETIAP waktu. Ibu kan juga bisa memeluk Ayah dan teman-teman ibu. Oh iya, jangan lupa untuk peluk diri ibu sendiri juga. Ibu mendapatkan nilai A+ dariku untuk indikator pelukan!

Mengatakan Kalau Ia Sayang Padaku

Ibu benar-benar mengatakan semua kata sayang setiap hari, dan kelihatannya ibu bersungguh-sungguh. Sebaliknya ucapan-ucapan itu malah menjadi pikiran yang selalu teringat, aku belum terlalu tahu apa itu “sayang”. Aku rasa ini membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk bisa aku pahami. Sejujurnya, aku lebih tertarik dengan cara ibu menyayangiku, dan ibu sudah sangat baik dalam hal itu. Ibu tidak perlu membelikanku barang-barang untuk membuatku bahagia karena memang tidak ada hubungannya, walaupun mungkin nanti disaat aku remaja aku akan menjelaskan bahwa ada hubungan antara kasih sayang dan kebendaan. Aku akan memberikan ibu nilai B+ untuk kasih sayang, karena aku ingin ibu tidak terlalu khawatir dan aku ingin ibu juga mencintai diri ibu sendiri.

Membiarkanku Bersikap Sesuai Umur

Sebenarnya aku tidak paham apa itu perilaku yang benar untuk seorang bayi seumurku, tapi aku mungkin akan bilang bahwa ibu perlu lebih melihat situasi. Ibu tidak perlu stres kalau aku terus menerus melempar benda-benda dari boks bayi, itu semua kan hanya mainan. Ibu juga tidak perlu kesal kalau aku melakukan hal-hal bodoh atau menangis tanpa sebab, aku kan hanya seorang bayi, Bu. Aku masih sedang menyesuaikan dengan semua ini, dan kita berdua sedang belajar untuk menyambung satu sama lain, berkomunikasi, dan membangun ikatan. Aku memberi nilai A- untuk poin ini.

Membuat Makanan Enak

Oke, Bu! Ini tidak resmi, tapi ASI yang ibu produksi itu LUAR BIASA. Aku tidak paham bagaimana ibu bisa melakukannya! Rasanya hangat, enak, bagus untukku, terasa banyak cita rasa serta bumbu, dan selalu mudah dijangkau kapanpun aku merasa lapar. Aku juga senang pompa ASI menakjubkan itu yang selalu ibu pakai untuk memberi ASI tambahan disaat aku luar biasa lapar atau saat ayah serta nenek mengambil alih. Kupikir di wilayah ini ibu melakukan pekerjaan yang spektakuler, jadi janganlah berhenti! Orang-orang berkata aku sebaiknya tetap diberikan hidangan istimewa ini hingga umur 2 tahun, dan aku sangat setuju dengan pendapat itu! Nilai A++ untuk poin ini.

Menjaga Rumah Tetap Rapih

Hal ini sangat tidak penting bagiku. Jadi ibu akan kuberi nilai A, tapi sejujurnya aku tidak peduli. Ibu tidak perlu khawatir tentang piring kotor, menyetrika, menyapu, menghilangkan debu, atau apa lah itu. Itu semua bukan prioritas. Aku lebih memilih menghabiskan waktu bersama ibu dibandingkan melihat ibu merapihkan rumah.

Memikirkanku

Aku tidak bisa memikirkan kategori lain yang biasa ibu lakukan dengan lebih baik dari hal ini. Aku paham ibu kadang merasa egois disaat ibu ingin tidur, berbelanja sendiri, atau pergi berdua dengan ayah, tetapi jangan khawatir karena semuanya baik-baik saja! Hubungan ibu dengan ayah juga sama pentingnya, itulah kenapa memikirkanku hanyalah bagian dari keseluruhan ceritanya. Nilai ibu dalam poin ini A-, karena aku ingin ibu lebih banyak memikirkan diri ibu sendiri juga.

Membuatku Tertawa

Karena aku sejujurnya merasa bahwa tugas ibu adalah menghiburku disaat kapanpun, aku akan memberi ibu nilai A+ untuk poin ini. Ibu selalu membuatku tersenyum dan tertawa, terlepas dari banyak tantangan yang telah kuberikan. Hal ini membuat rumah kita penuh dengan canda tawa. Ini sangat berarti lho, Bu. Aku sangat suka semua keseruan sehari-hari, senyum, permainan cilukba dan dekapan berarti dari ibu.

Bantu Membuat Kamarku Menjadi Ruangan yang Spesial

Hasil pekerjaan ibu untuk menciptakan sebuah tempat perlindungan untukku sungguhlah hebat. Aku tidak terlalu paham bagaimana ibu tahu kalau biru akan menjadi warna favoritku, kelihatannya ibu bisa membaca pikiranku! Sesederhana ibu memperdulikan dan memperhatikan hal-hal yang aku sukai serta melakukan yang terbaik agar hidupku sempurna itu sangatlah istimewa. Ibu juga mendapat A untuk poin ini!

Buatku Merasa Aman dan Terlindung

Ibu, poin ini adalah yang paling mudah untuk aku jawab. Pilihan ibu untuk menyusui aku sungguh telah membantuku merasa aman dan terlindung, karena ASI mengandung komponen spesial yang bantu aku tetap sehat serta tumbuh kuat! Bahkan disaat aku tidak sedang menyusu, ibu selalu membuat aku merasa selalu aman dan terlindung di dalam rangkulan tanganmu. Ayah juga sangat membantu lho, karena ibu mengizinkan ayah untuk ikut bantu merawatku, kita berdua jadi bisa belajar banyak.

Membuat aku tetap aman dan terlindung pasti terasa seperti bagian tersulit dalam tugasmu, dan aku kadang merasa bahwa ibu juga baru terhadap semua ini. Jadi yuk bantu saling membantu. Nilai ibu A+++ untuk poin ini.

Nilai Keseluruhan: A+

Hasil hebat, Bu! Aku tahu bahwa setiap hari ibu berusaha memberikan yang terbaik, dan ibu membuat keputusan berdasarkan kasih sayang serta harapan untuk masa depan kita. Aku akan menanti lebih banyak lagi hari-hari dan jam-jam spesial, serata momen-momen kecil kita bersama untuk bertahun-tahun yang akan datang. Jadi keseluruhan, aku berikan ibu nilai A+!

Apa pendapat ibu tentang ini? Jika bayi Ibu bisa memberikan nilai akan kinerja ibu, apa yang akan ia katakana? Tinggalkan komentar, atau ikuti diskusinya di Facebook Medela Indonesia.